Teguh Aditya Page

Just another WordPress.com weblog

Dimensi-Dimensi Dalam Kelompok

Dalam suatu kelompok terdapat sejumlah dimensi yang dapat diamati, yaitu: dimensi individu, dimensi struktural, dan dimensi tugas. Untuk memperjelas dimensi-dimensi tersebut diatas, berikut ini akan diuraikan secara singkat.
a.Dimensi Individu
Dimensi Individu merupakan karakteristik tiap anggota yang dibawa masing-masing anggota kedalam kelompok. Yang termasuk dalam dimensi ini adalah kecapakan, intelegensi, dan kepribadian. Kecakapan biasanya berkaitan dengan kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas supaya dapat digunakan secara efektif. Sementara itu kepribadian berkaitan dengan anggota lain dalam kelompok.
b.Dimensi Strutural
Dimensi Struktural merupakan karakteristik yang berhubungan dengan penyelenggaraan kelompok dalam rangka mencapai tujuan. Hal-hal yang berkaitan dengan dimensi struktural kelompok adalah komposisi, norma, status, peran dan kohesi kelompok.
1.Komposisi kelompok menyangkut homogenitas dan heterogenitas anggota membentuk kelompok. Homogenitas sering dihubungkan dengan efektifitas tugas yang rumit dan bervariasi.
2.Status merupakan perangkat sosial yang menunjukan posisi anggota dalam kelompok. Status ini akan memperjelas batas wewenang dan tanggung jawab. Faktor-faktor yang mempengaruhi status seseorang didalam kelompok adalah keterampilan kerja, kemampuan bergaul, jabatan yang dipegang, usia, dan pendidikan.
3.Peran merupakan struktur kegiatan yang diperlukan setiap anggota untuk pelaksanaan tugas kelompok. Di dalam peran ini biasanya ada tiga aspek yang menonjol yaitu :
i.Expected Role adalah tingkah laku yang diharapkan oleh anggota kelompok terhadap seorang anggota lainnya
ii.Perceived Role adalah anggapan individu tentang apa yang seharusnya ia lakukuan di dalam kelompok
iii.Enacted Role adalah tingkah laku aktual yang dilakukan individu yang biasanya bergantung pada Expected Role dan Perceived Role.
4.Norma atau standar tingkah laku merupakan peraturan yang ditetapkan atas dasar kesepakatan, dan berlaku agar kelompok terarah pada tujuan yang telah ditetapkan. Norma di dalam kelompok biasanya dapat tertulis maupun tidah tertulis.
5.Kohesi kelompok merupakan kekuatan yang dimiliki kelompok untuk dapat mempertahankan anggotanya agar tetap berada dalam kelompok. Kelompok yang dikatakan kohesif biasanya dapat dilihat dari adanya penerimaan dan pengakuan terhadap norma serta tujuan kelompok
c.Dimensi Tugas
Tugas yang harus dilajhsanakan anggota kelompok dapat dikelompokan sebagai berikut :
1.Time Frame, yaitu waktu yang disediakan untuk menyelesaikan tugas
2.Task Requirement, yaitu bentuk tugas yang harus diselesaikan, merupakan tugas rutin atau tugas rumit.
3.Task Onjective, yaitu sasaran tugas yang harus dilaksanakan yang mencakup tugas produksi, diskusi, atau pemecahan masalah.

April 25, 2007 - Posted by | psikologi_perkembangan

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: